Kisi - Kisi UTS Kemanan Informasi
SEBUTKAN DAN
JELASKAN 5 LANGKAH KEAMANAN KOMPUTER ATAU KEAMANAN SISTEM INFORMASI !
§
Aset : Perlindungan aset merupakan hal yang penting dan
merupakan langkah awal dari berbagai implementasi keamanan komputer. Contohnya:
ketika mendesain sebauah website e-commerce yang perlu dipikirkan adalah
keamanan konsumen. Konsumen merupakan aset yang penting, seperti pengamanan
naman alamat ataupun nomor kartu kredit.
§
Analisi Resiko : adalah tentang identifikasi akan resiko yang mungkin terjadi,
sebuah even yang potensial yang bisa mengakibatkan suatu sistem dirugikan.
§
Perlindungan : Kita dapat melindungi jaringan internet dengan
pengaturan Internet Firewall yaitu suatu akses yang mengendalikan jaringan
internet dan menempatkan web dan FTP server pada suatu server yang sudah
dilindungi oleh firewall.
§
Alat : alat atau tool yang digunakan pada suatu komputer merupakan
peran penting dalam hal keamanan karena tool yang digunakan harus
benar-benar aman.
Prioritas : Jika keamanan
jaringan merupakan suatu prioritas, maka suatu organisasi harus membayar harga
baik dari segi material maupun non material. Suatu jaringan komputer pada tahap
awal harus diamankan dengan firewall atau lainnya yang mendukung suatu
sistem keamanan
JELASKAN 5 ASPEK
KEAMANAN KOMPUTER ATAU KEAMANAN SISTEM INFORMASI !
§ · Authentication : agar penerima informasi dapat
memastikan keaslian pesan tersebut datang dari orang yang dimintai informasi.
§ · Integrity : keaslian pesan yang dikirim melalui
sebuah jaringan dan dapat dipastikan bahwa informasi yang dikirim tidak
dimodifikasi oleh orang yang tidak berhak dalam perjalanan informasi tersebut.
§ · Authority : Informasi yang berda pada sistem
jaringan tidak dapat dimodifikasi oleh pihak yang tidak berhak atas akses
tersebut.
§ · Confidentiality : merupakan usaha untuk menjaga
informasi dari orang yang tidak berhak mengakses.
§ · Privacy : merupakan lebih ke arah data-data
yang sifatnya privat (pribadi).
BAGAIMANA CARA
MELINDUNGI PASSWORD YANG KITA MILIKI ?
§
Jangan memberikan password kepada orang lain
§
Buatlah password yang cukup panjang dan unik
§
Jangan pernah menuliskan password, cukup diingat saja.
Ubahlah password dalam waktu tertentu.
Jelaskan langkah-langkah anda dalam mengaman aset teknologi
informasi baik dari segi sistem operasi, aplikasi organisasi, perilaku
pengguna, jaringan lokal dan internet. Buat gambar jika perlu
Sistem Operasi
Untuk mengamankan aset
teknologi informasi yaitu dengan meng-upgrade sistem operasi ke yang lebih
baru, setidaknya tetap mengikuti program terakhir yang disediakan. Seperti
dengan penggunaan Microsoft Windows XP meng-upgrade ke Microsoft Windows XP
Service Pack (SP) 2. Serta Menutup celah keamanan pada sistem operasi dengan
memasang sistem keamanan yang terbaru.
Aplikasi organisasi
Keamanan data pada
server diserahkan pada administrator baik database ataupun jaringan. Keamanan
database dibuat dengan memberikan spesifikasi file yang berbeda-beda. File-file
yang bersifat rahasia seperti data keuangan dan data personalia diberikan
password serta pemberian hak akses yang berbeda untuk setiap pengguna,
menggunakan autentifikasi user name dan password untuk masuk ke dalam sistem.
Semua pelaksanaan instalasi dan prosedur pengaplikasian harus melalui pegawai
dari bagian IT.
Perilaku pengguna
Membuat peraturan untuk
Semua pengguna komputer dilarang menginstall software yang berasal dari luar
dan software yang tidak diperlukan, membatasi penggunaan komputer hanya pada
jam kerja, mengurangi kegiatan yang menggunakan komputer yang tidak ada
hubungannya dengan pekerjaan, melakukan pembatasan akses terhadap pegawai untuk
masuk ke dalam Ruang Server, Pembatas wewenang untuk akses sistem sesuai dengan
masing-masing fungsi dan tugas, pegawai yang melakukan editing dan akses ke
database hanya pegawai bagian IT yang mempunyai wewenang melakukan editing data
pada database dengan persetujuan dari Kepala Bagian atas permintaan. Hal ini
untuk menghindari kemungkinan penyalahgunaan database untuk kepentingan
pribadi.
Jaringan lokal dan
internet
Yang diperbolehkan
menggunakan internat hanya level kepala bagian atau yang lebih tinggi dan
penggunaan nya hanya pada jam kerja serta membatasi situs yang diakses, dan
mengurangi penggunaan internet yang tidak diperlukan.
Untuk pengamanan
jaringan komputer dibutuhkan suatu penahan terhadap serangan komputer dan
server. Untuk itu dibutuhkan Firewall yang berguna untuk menyaring setiap data
yang masuk ke dalam jaringan sehingga kemungkinan serangan menjadi kecil. Agar
firewall ini dapat bekerja dengan baik maka dibutuhkan tenaga administrator
yang selalu melakukan checking rutin berkala.
Faktor- faktor
Penyebab Kejahatan Komputer
Beberapa faktor yang menyebabkan
kejahatan komputer makin marak dilakukan antara lain adalah:
• Akses internet yang tidak terbatas.
• Kelalaian pengguna komputer. Hal ini merupakan salah satu penyebab utama kejahatan komputer.
• Mudah dilakukan dengan resiko keamanan yang kecil dan tidak diperlukan peralatan yang super modern. Walaupun kejahatan komputer mudah untuk dilakukan tetapi akan sangat sulit untuk melacaknya, sehingga ini mendorong para pelaku kejahatan untuk terus melakukan hal ini.
• Para pelaku merupakan orang yang pada umumnya cerdas, mempunyai rasa ingin tahu yang besar, dan fanatik akan teknologi komputer. Pengetahuan pelaku kejahatan komputer tentang cara kerja sebuah komputer jauh diatas operator komputer.
• Sistem keamanan jaringan yang lemah.
• Kurangnya perhatian masyarakat. Masyarakat dan penegak hukum saat ini masih memberi perhatian yang sangat besar terhadap kejahatan konvesional. Pada kenyataannya para pelaku kejahatan komputer masih terus melakukan aksi kejahatannya.
• Belum adanya undang-undang atau hukum yang mengatur tentang kejahatan komputer.
• Penyalahgunaan kartu kredit termasuk kejahatan yang sangat sulit ditanggulangi, karena hokum di Indonesia belum ada yang khusus mengatur hukuman terhadap kejahatan ini,
• Akses internet yang tidak terbatas.
• Kelalaian pengguna komputer. Hal ini merupakan salah satu penyebab utama kejahatan komputer.
• Mudah dilakukan dengan resiko keamanan yang kecil dan tidak diperlukan peralatan yang super modern. Walaupun kejahatan komputer mudah untuk dilakukan tetapi akan sangat sulit untuk melacaknya, sehingga ini mendorong para pelaku kejahatan untuk terus melakukan hal ini.
• Para pelaku merupakan orang yang pada umumnya cerdas, mempunyai rasa ingin tahu yang besar, dan fanatik akan teknologi komputer. Pengetahuan pelaku kejahatan komputer tentang cara kerja sebuah komputer jauh diatas operator komputer.
• Sistem keamanan jaringan yang lemah.
• Kurangnya perhatian masyarakat. Masyarakat dan penegak hukum saat ini masih memberi perhatian yang sangat besar terhadap kejahatan konvesional. Pada kenyataannya para pelaku kejahatan komputer masih terus melakukan aksi kejahatannya.
• Belum adanya undang-undang atau hukum yang mengatur tentang kejahatan komputer.
• Penyalahgunaan kartu kredit termasuk kejahatan yang sangat sulit ditanggulangi, karena hokum di Indonesia belum ada yang khusus mengatur hukuman terhadap kejahatan ini,
Padahal berbicara masalah
keamanan sistem informasi maka kita akan berbicara kepada kemungkinan adanya
resiko yang muncul atas sistem tersebut (lihat tulisan strategi pendekatan
manajemen resiko dalam pengembangan sistem informasi). Sehingga
pembicaraan tentang keamanan sistem tersebut maka kita akan berbicara 2 masalah
utama yaitu :
- Threats (Ancaman) atas sistem dan
- Vulnerability (Kelemahan) atas sistem
B. ANCAMAN (Threats)
Ancaman adalah aksi
yang terjadi baik dari dalam sistem maupun dari luar sistem yang dapat
mengganggu keseimbangan sistem informasi. Ancaman yang mungkin timbul
dari kegiatan pengolahan informasi berasal dari 3 hal utama, yaitu :
- Ancaman Alam
- Ancaman Manusia
- Ancaman Lingkungan
C. KELEMAHAN (Vurnerability)
Adalah cacat atau kelemahan dari suatu sistem yang mungkin
timbul pada saat mendesain, menetapkan prosedur, mengimplementasikan maupun
kelemahan atas sistem kontrol yang ada sehingga memicu tindakan pelanggaran
oleh pelaku yang mencoba menyusup terhadap sistem tersebut. Cacat sistem bisa
terjadi pada prosedur, peralatan, maupun perangkat lunak yang dimiliki, contoh
yang mungkin terjadi seperti : Seting firewall yang membuka telnet sehingga
dapat diakses dari luar, atau Seting VPN yang tidak di ikuti oleh penerapan
kerberos atau NAT.
Suatu
pendekatan keamanan sistem informasi minimal menggunakan 3 pendekatan, yaitu :
1. Pendekatan preventif yang bersifat mencegah dari
kemungkinan terjadikan ancaman dan kelemahan
2. Pendekatan detective yang bersifat mendeteksi dari
adanya penyusupan dan proses yang mengubah sistem dari keadaan normal menjadi
keadaan abnormal
3. Pendekatan Corrective yang bersifat mengkoreksi
keadaan sistem yang sudah tidak seimbang untuk dikembalikan dalam keadaan
normal
Tindakan tersebutlah menjadikan bahwa keamanan sistem informasi
tidak dilihat hanya dari kaca mata timbulnya serangan dari virus, mallware, spy
ware dan masalah lain, akan tetapi dilihat dari berbagai segi sesuai dengan
domain keamanan sistem itu sendiri.
informasi saat ini sudah menjadi sebuah
komoditi yang sangat penting. Bahkan ada yang mengatakan bahwa masyarakat kita
sudah berada di sebuah “information-based society”. Kemampuan untuk mengakses dan menyediakan
informasi secara cepat dan akurat menjadi sangat esensial bagi sebuah
organisasi, seperti perusahaan, perguruan tinggi, lembaga pemerintahan, maupun
individual. Begitu pentingnya nilai sebuah informasi menyebabkan seringkali
informasi diinginkan hanya boleh diakses oleh orang-orang tertentu.
Ancaman yang mungkin timbul dari kegiatan pengolahan
informasi berasal dari 3 hal utama, yaitu :
☼ Ancaman
Alam
Yang termasuk dalam kategori ancaman alam terdiri atas :
•
Ancaman air, seperti : Banjir, Tsunami, Intrusi
air laut, kelembaban tinggi, badai, pencairan salju
•
Ancaman Tanah, seperti : Longsor, Gempa bumi,
gunung meletus
•
Ancaman Alam lain, seperti : Kebakaran hutan,
Petir, tornado, angin ribut
☼ Ancaman
Manusia
Yang dapat dikategorikan sebagai ancaman manusia,
diantaranya adalah :
•
Malicious code
•
Virus, Logic bombs, Trojan horse, Worm, active
contents, Countermeasures
•
Social engineering
•
Hacking, cracking, akses ke sistem oleh orang
yang tidak berhak, DDOS, backdoor
•
Kriminal
•
Pencurian, penipuan, penyuapan, pengkopian tanpa
ijin, perusakan
•
Teroris
•
Peledakan, Surat kaleng, perang informasi,
perusakan
☼ Ancaman
Lingkungan
Yang dapat dikategorikan sebagai ancaman lingkungan seperti
:
•
Penurunan tegangan listrik atau kenaikan
tegangan listrik secara tiba-tiba dan dalam jangka waktu yang cukup lama
•
Polusi
•
Efek bahan kimia seperti semprotan obat pembunuh
serangga, semprotan anti api, dll
•
Kebocoran seperti A/C, atap bocor saat hujan
contoh yang dapat di lakukan dengan melakukan pendekatan
bersifat corrective terhadap keamanan informasi
- Memastikan pem-backup-an yang bersih
- Memiliki rencana terdokumentasi tentang pemulihan infeksi virus.
- Menjalankan program antivirus untuk menghilangkan virus dan program yang tertular.

1 Komentar:
Terima kasih atas kunjungan saudara. Cara membuat link di komentar sangat mudah sekali, silahkan kunjungi postingan Ibnu Sie kumbang yang berjudul "Sangat Bermanfaat"
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda